Dosa asal membawa akibat yang sangat parah bagi semua manusia. Para teolog biasanya membagi akibat ini ke dalam dua aspek: (1) yang berkaitan dengan status manusia di hadapan Allah; (2) yang berkaitan dengan natur manusia yang rusak. Dalam tulisan ini, kita hanya akan membahas aspek yang pertama.
Roma 5:19 mengatakan “oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar”. Ungkapan “orang berdosa” di sini lebih berhubungan dengan status seseorang, karena dikontraskan dengan ungkapan “orang benar”. Dengan kata lain, semua orang yang belum dibenarkan melalui penebusan Kristus adalah orang-orang yang dinyatakan berdosa dalam penghakiman Allah. Tidak heran, bayi yang masih dalam kandungan pun disebut sebagai orang berdosa (Mzm 51:7; 58:4; band. Kej 8:21), walaupun mereka belum melakukan tindakan dosa apapun.
Salah satu ilustrasi yang cukup baik untuk menjelaskan kebenaran di atas ada di 1Samuel 17:9. Dalam teks ini Goliat dari bangsa Filistin menantang bangsa Israel untuk berperang satu lawan satu. Apapun hasil dari pertarungan ini akan menentukan status seluruh bangsa yang diwakili. Jika Goliat menang, maka status semua orang Israel akan berubah menjadi budak bangsa Filistin, begitu pula sebaliknya.
Sebagai orang dinyatakan bersalah (berdosa) di mata Allah, semua manusia di luar Kristus akan menerima hukuman atas kesalahan tersebut. Allah yang maha adil pasti tidak akan membiarkan kesalahan begitu saja. Walaupun Allah adalah penuh kasih, tetapi sifat-Nya yang adil menuntut adanya penghukuman.
Penyelidikan Alkitab mandiri
- Apakah yang dapat mengganggu relasi kita dengan Allah (Yes 59:2; Yak 4:8)?
- Bacalah Kejadian 2-3 dengan teliti. Temukan beberapa perubahan dalam relasi Allah dengan manusia setelah dan sebelum mereka jatuh ke dalam dosa!
- Manusia berdosa bukan hanya “jauh dari Allah”. Alkitab memakai ungkapan yang lebih keras daripada itu. Ungkapan apa yang biasa dipakai untuk menggambarkan relasi antara Allah dan orang berdosa (Rat 2:4-5; Yes 63:10; Rom 5:10a; 8:7; Yak 4:4)? Bagaimana sikap Allah terhadap mereka (Mzm 5:6; 11:5; Yer 12:8; Hos 9:15)?
- Apakah hukuman dosa? (Kej 2:17; Rom 6:23a; 7:5).
- Bentuk kematian seperti apa yang langsung dialami oleh Adam ketika dia jatuh ke dalam dosa (Kej 3:8-10; Yes 59:2; Rom 6:13; Ef 2:1)?
- Bentuk kematian seperti apa yang pasti akan dialami Adam di kemudian hari (Kej 3:19b; 6:3; Pkt. 8:13)?
- Bentuk kematian seperti apa yang akan dialami oleh semua orang yang mati tanpa beriman kepada Kristus (Why 2:11; 20:6, 14; 21:8)?
- Apakah orang yang sudah mati masih memiliki kesempatan untuk bertobat dan diselamatkan (Luk 16:26; Ibr 9:27)?
Penerapan konkrit
Tuliskan 10 kalimat yang dimulai dengan frase “Jika Kristus tidak membenarkan aku di hadapan Allah, maka aku……”
Tugas selama seminggu
Buatlah sebuah komitmen untuk menambah jumlah jam doa untuk minggu ini (penambahan sekitar 30 menit/hari), sebagai salah satu bentuk ucapan syukur bahwa status kita yang dulu sebagai musuh Allah sekarang telah diubah menjadi anak-anak-Nya.
Rangkuman
- Kegagalan Adam menaati Allah membuat semua manusia memiliki status sebagai orang berdosa di hadapan Allah.
- Sebagai orang yang berdosa, orang-orang di luar Kristus adalah musuh Allah.
- Orang berdosa akan menerima hukuman berupa kematian rohani, fisik dan kekal.
Ayat emas yang harus dihafalkan
Roma 6:23 “sebab upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita”.

