Apakah ajaran Allah Tritunggal diajarkan oleh Alkitab?

Berbeda dengan beberapa bidat yang menuduh bahwa doktrin Tritunggal ajaran yang muncul beberapa abad sesudah Alkitab ditulis, serta adanya anggapan Tritunggal dipengaruhi oleh konsep agama kafir, orang Kristen meyakini bahwa doktrin ini diajarkan dalam Alkitab. Istilah “Tritunggal” dan rumusan doktrin doktrin Tritunggal yang menyatakan “satu hakekat, tiga Pribadi” memang baru dibuat pada sekitar abad ke-2, tetapi konsep di dalamnya sudah ada dalam Alkitab. Beberapa pengajaran Alkitab tentang Allah tritunggal dalam Alkitab antara lain: pertama, Alkitab menampilkan Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus dalam kesatuan dan kesetaraan.

Kesatuan Trinitas salah satunya dapat ditemukan dalam Matius 28:20. Disana terdapat kata “nama” dalam bentuk tunggal, padahal kata tersebut merujuk pada Bapak, Anak, dan Roh Kudus. Kesetaraan pribadi Trinitas  dapat ditemukan dalam 1 Korintus 12:4-6 yang menyatakan bahwa Allah Tritunggal sama-sama sebagai sumber karunia rohani.  Alkitab berkata: “Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.” Selain itu, dalam 2 Korintus 13:14, menyatakan bahwa Allah Tritunggal sama-sama sebagai sumber berkat rohani. Alkitab menuliskan: “Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.” 

Kedua, Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan Yesus dan Roh Kudus memiliki sifat-sifat ilahi. Sifat Ilahi tersebut misalnya mahatahu (Mat 9:4; 1 Kor 2:10-11), mahahadir (Mat 18:20; 28:20; Mzm 139:7-10), kekal (Yoh 1:1; 8:58), tidak berubah (Ibr 13:8).

Ketiga, Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan Yesus dan Roh Kudus melakukan tindakan-tindakan ilahi, misalnya mengampuni dosa (Mar 2:7, 10), menciptakan (Kej 1:2; Mzm 104:30; Yoh 1:3; bdk. Yes 44:24), menghakimi semua hati manusia (Rom 2:16; 1 Kor 4:4-5).

Keempat, Alkitab menyatakan secara eksplisit bahwa Tuhan Yesus dan Roh Kudus adalah Allah. Di dalam Yesaya 9:6 menuliskan bahwa Tuhan Yesus disebut sebagai Bapa yang Kekal, Allah yang perkasa. Di dalam Yohanes 1:1 disebutkan bahwa Firman itu adalah Allah. Sedangkan di dalam Yohanes 20:28 Tomas mengaku “Ya Tuhanku dan Allahku”. Selain menjelaskan bahwa Yesus adalah Allah, Alkitab juga menjelaskan bahwa Roh Kudus juga disebut sebagai Allah. Hal ini nampak dalam Kisah Rasul 5 yang mencatat bahwa Petrus menegur Ananias dengan berkata: “Mengapa engkau mendustai Roh Kudus. Engkau bukan mendustai manusia, tetapi engkau mendustai Allah.”

Photo by Canva