Jalan Keselamatan Melalui Salib

Allah tidak tinggal diam ketika manusia gagal menyelamatkan diri mereka sendiri. Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa dan bersembunyi dari Allah, Allah yang datang mencari mereka (Kej 3:9). Ketika mereka mencoba menutupi akibat dosa mereka dengan membuat pakaian dari daun ara (Kej 3:7), Allah yang membuatkan pakaian bagi mereka (Kej 3:21). Dua tindakan ini mengajarkan kepada kita bahwa keselamatan harus dimulai dari Allah.

Jalan keselamatan seperti apa yang telah dimulai oleh Allah? Roma 3:21-22 menyatakan, “tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya”. Jalan keselamatan ini tidak melibatkan kebaikan maupun kesalehan manusia, karena “semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah” (Rom 3:23). Dosa telah merusak manusia sedemikian rupa sehingga cara keselamatan yang melibatkan kebaikan manusia pasti akan sia-sia belaka. Semua cara yang dibuat oleh manusia adalah “kebodohan” (Kis 17:30). Semua jalan keselamatan yang didirikan oleh manusia adalah tanpa pengertian (Rom 10:2) dan merupakan penolakan terhadap kebenaran Allah (Rom 10:3).             Keselamatan melalui karya Yesus Kristus bukan hanya salah satu cara keselamatan, tetapi satu-satunya cara. Tidak ada cara lain yang bisa membawa orang berdosa kepada keselamatan. Yesus menyatakan, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6). Petrus pun mengajarkan hal yang sama bahwa “dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis 4:12).

Penyelidikan Alkitab mandiri

  1. Apakah Allah harus menyelamatkan ciptaan-Nya yang berdosa (2Pet 2:4)? Jelaskan!
  1. Mengapa pada akhirnya Allah mau menyelamatkan orang berdosa (Yoh 3:16; Ibr 2:16)?
  1. Sebagai konsekuensi dari kasih Allah untuk menyelamatkan orang berdosa, apakah cara keselamatan melalui salib adalah sebuah keharusan (Mat 26:39; Luk 24:25-26)?
  1. Apakah Allah tidak cukup berkuasa untuk menyelamatkan manusia melalui cara lain (Mar 14:36)? Jelaskan!
  1. Mengapa Allah tidak langsung menerima orang berdosa tanpa perlu membereskan status dan perbuatan mereka yang berdosa (Im 19:2; 20:7; Mzm 5:5; 15:1-5; Yes 59:22)?
  1. Mengapa Allah tidak langsung menerima orang berdosa tanpa memberikan hukuman yang harus ditanggung oleh Kristus (Rom 3:25-26; band. Kel 34:7)?
  1. Hukuman dosa apa saja yang telah ditanggung oleh Kristus bagi kita (Yes 53:4-5; Mat 27:46; 1Pet 3:18)?
  1. Apakah hasil penebusan Kristus dalam kaitan dengan kondisi kita dulu sebagai musuh Allah (Ibr 2:7)? Jelaskan!
  1. Apakah hasil penebusan Kristus dalam kaitan dengan status kita dulu sebagai orang berdosa (Rom 5:19; 1Kor 1:30; 2Kor 5:21; Flp 3:9)? Jelaskan!

Penerapan konkrit

Diskusikan pertanyaan berikut ini: jika seorang bapak melihat anaknya melakukan sebuah kesalahan yang fatal sampai merugikan orang lain dan merusak hubungan dengan orang itu, apa yang seharusnya dilakukan oleh bapak atau anak tersebut?

Tugas selama seminggu

Bacalah buku “54 Alasan Kristus Mati Bagi Kita” karangan John Piper. Di antara 54 alasan ini, hafalkan lima alasan yang paling berkesan bagi Saudara!

Rangkuman

  1. Keselamatan melalui salib Kristus merupakan keharusan, karena Allah tidak mungkin memakai cara keselamatan lain bertentangan dengan kekudusan dan keadilan-Nya.
  2. Kekudusan dan keadilan Allah telah dipuaskan (dipenuhi) oleh Kristus ketika Dia mati untuk menanggung hukuman dosa dan menghapuskannya.
  3. Kematian Kristus telah mengubah posisi kita: dari musuh menjadi didamaikan dengan Bapa, dari orang berdosa menjadi orang benar. 

Ayat emas yang harus dihafalkan

Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku”.