Wahyu umum hanya mengungkapkan keberadaan dan beberapa sifat Allah, misalnya keilahian, kekuasaan, hikmat, dan kebaikan Allah. Meski demikian wahyu umum tidak dapat memberikan pengetahuan tentang Allah dan kehendak-Nya yang secara cukup untuk keselamatan manusia. Dalam wahyu khusus inilah manusia dapat mengetahui hal-hal yang terkait keselamatan manusia, misalnya penebusan Kristus, keberdosaan manusia, kemurahan Allah atas dosa-dosa manusia, tidak dinyatakan dalam wahyu umum.